
BPR Ophir Perkuat Inklusi Keuangan, sasar UMKM, Masyarakat Pedesaan dan Pelajar
Batang Kapas, Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Batang Kapas menunjukkan komitmen kuatnya dalam mewujudkan inklusi keuangan, terutama bagi masyarakat di wilayah pesisir dan pedesaan yang kerap kesulitan mengakses layanan perbankan formal. Upaya ini difokuskan untuk memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta meningkatkan literasi finansial warga.
Direktur Utama BPR Ophir, Bapak Rizal Mahdi, menyatakan bahwa inklusi keuangan adalah kunci untuk mengurangi kesenjangan ekonomi.
“Kami menyadari bahwa banyak pelaku UMKM di daerah kita yang berpotensi namun terganjal akses permodalan. BPR Ophir hadir sebagai jembatan, menyediakan produk pinjaman dan tabungan yang disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat, tanpa proses yang rumit seperti bank besar,” ujar Rizal Mahdi.
Produk yang Pro-Masyarakat
Dalam mendukung inklusi keuangan, BPR Ophir telah meluncurkan dan mengintensifkan beberapa program unggulan:
-
TAMI : Tabungan dengan setoran awal yang ringan.
-
Kredit Modal Kerja: Pinjaman dengan jaminan ringan yang menargetkan pelaku UMKM.
-
Layanan Jemput Bola: Petugas BPR secara rutin mendatangi nasabah di lokasi terpencil untuk memudahkan setoran dan penarikan, menghilangkan kendala jarak.
Dampak Nyata di Lapangan
Kepala Divisi Pemasaran BPR Ophir menambahkan bahwa inisiatif ini telah memberikan dampak positif. “Data kami menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah nasabah baru dari sektor UMKM dan Pelajar. Ini membuktikan bahwa produk kami tepat sasaran dan mudah dijangkau,” jelasnya.
BPR Ophir berkomitmen untuk terus bekerjasama dengan pemerintah daerah dan otoritas jasa keuangan dalam menjalankan program edukasi literasi keuangan, memastikan bahwa setiap warga memiliki pemahaman dasar tentang pengelolaan uang, kredit, dan investasi.
Melalui langkah-langkah strategis ini, BPR Ophir tidak hanya berfungsi sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan di Batang Kapas.



